Entri Populer

Benarkah Wanita Jarang Mencapai Orgasme?

Jumat, 23 September 2011

LAMANYA wanita dalam menyalakan libidonya membuat acara orgasme kerap terlewatkan. Lantas, benarkah dengan alasan tersebut membuat mereka jarang menikmati orgasme?

Orgasme menjadi sebuah titik puncak dalam agenda bercinta. Karenanya, klimaks ini pun menjadi target para pasangan ketika melakukan seksual bersamanya. Permasalahannya, perbedaan kecepatan antara wanita dan pria dalam mencapai titik tersebut sering membuahkan sisi negatif. Pasalnya, wanita yang membutuhkan waktu lebih lama dalam menyalakan libidonya berimbas pada sulitnya dia mencapai titik orgasme. Tak jarang, orgasme palsu pun menjadi pilihan, seperti diulas Idiva.

Dalam sebuah survei surat kabar di  Inggris, hampir 60 persen dari 1.000 wanita yang diwawancarai antara usia 20 dan 29 tahun dinilai kehidupan seks mereka baik, bahkan sangat baik. Lantas, benarkah dengan data tersebut menandakan bahwa wanita benar-benar mencapai kepuasan?

Di satu sisi, wanita memang tahu persis apa yang mereka inginkan. Mereka tidak berpikir dua kali sebelum memberitahu pasangan tentang apa yang mereka lakukan. Dr Mahinder Watsa, konsultan di bidang kesehatan seksual mengatakan “Hampir satu dekade yang lalu, wanita jarang menikmati orgasme dengan pasangan mereka. Kalaupun mereka menikmatinya, hal tersebut tak dibaginya bersama pasangan.”

Perubahan ini dikarenakan mereka kurang berkomunikasi dengan pasangannya. “Komunikasi adalah kunci kenikmatan. Sebagai contoh, foreplay sangat penting untuk membangkitkan gairah seorang wanita. Sementara bagi pria sangat mudah libidonya menyala.”

Berbeda dengan pria, wanita membutuhkan sentuhan verbal dan non-verbal hingga dirinya siap ke sesi intercourse.

Ahuja (27), copy writer mengatakan, “Saya pikir pria lebih bertanggung jawab dengan kehidupan seksnya karena pria memberitahu ketika dia puas atau mencapai klimaks. Sementara wanita tidak pernah  mengetahuinya."

Rahasia Hubungan Cinta Langgeng

INGIN memiliki hubungan yang harmonis dan langgeng? Kuncinya, jangan lupakan keintiman bersama pasangan.

Kekuatan sebuah hubungan bukan hanya berpondasi pada keberadaan cinta semata, tapi juga keintiman yang menjadi penguat ikatan asmara tersebut. Keintiman di sini sifatnya pun sangat sederhana, yakni menyoal sentuhan dan ciuman terhadap pasangan. Selama ini, banyak pasangan yang menyepelekan hal tersebut. Padahal, poin tersebut yang dapat memendarkan keintiman terhadap pasangan lebih erat. Demikian yang dilansir Times of India, Kamis (21/9/2011).

Ketika seseorang menjalin sebuah hubungan baru, mungkin mereka masih memelajari satu sama lain sehingga terlihat canggung. Namun jika Anda mulai menjalani cinta dalam waktu yang cukup lama, cara terbaik untuk menyenangkannya adalah menunjukkan betapa Anda menghargai orang tersebut.

Pada umumnya, wanita dan pria memang memiliki perbedaan dalam mengungkapkan keintimannya. Wanita biasanya cenderung menggunakan ciuman sebagai alat ikatan, sementara pria menggunakan ciuman sebagai alat untuk mengarah pada keintiman seksual.

Sayangnya, pria banyak mengabaikan pentingnya berciuman serta berpelukan dengan pasangannya sekalipun. Padahal, wanita sangat menginginkan pria bersikap ekspresif dengan menunjukkan rasa cintanya terhadap dirinya.

Kurangnya keintiman fisik antara pasangan dalam sebuah hubungan dapat menyebabkan masing-masing pasangan merasa tidak dicintai dan tidak diinginkan kehadirannya. Berciuman dapat berfungsi sebagai jembatan antara seseorang dengan kehidupan seksnya secara keseluruhan. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga keintiman antara pasangan ketima mereka tidak sedang bercinta.

Pria Ingin Dengar Kalimat Ini dari Anda?

PRIA cenderung tertutup untuk mengutarakan isi hatinya. Padahal, dia pun menginginkan beberapa hal terlontar dari mulut Anda untuknya.

Penasaran ingin mengetahuinya? Shine memberikan bocorannya untuk Anda.

“Tidak masalah, aku mengerti”

Pria cenderung menangani kejadian-kejadian tak terduga, seperti orang dewasa sementara wanita lebih perasa dengan memasang muka cemberut dan tak jarang menjejali pasangannya dengan serbuan makian. Jadi, sesekali dia pun ingin sekali dimengerti oleh Anda untuk tidak menuntut penjelasan apapun atas perubahan sikapnya tersebut.

“Itu adalah hal yang luar biasa!”

Hal ini memang tidak terlalu menakjubkan. Tapi ketika Anda memberitahunya tentu membuat dirinya kian bersemangat ketika di tempat tidur. Jika Anda tidak ingin berlebihan, maka buatlah kalimat pujian selayaknya sehingga dia merasa dihargai atas perlakuannya terhadap Anda.

“Oh, betapa pintarnya dirimu”

Apapun yang dia lakukan ketika di rumah, berikanlah apresiasi atas aktivitasnya tersebut. Biarkan dia mengetahui bahwa kemampuannya dihargai dan Anda merasa terkesan dengannya. Jadi, berikan apresiasi tersebut sebagai bentuk penghargaan untuk pasangan.

“Kamu begitu seksi…”

Tidak peduli berapa lama waktu hubungan yang Anda lewatkan, namun menganggap bahwa pasangan selalu memiliki sisi menarik di mata Anda sangatlah penting. Salah satu alasan pria berselingkuh adalah mereka merasa diinginkan sementara sang wanita tidak berusaha mengisi jeda tersebut. Jadi, biarkan orang-orang tahu bahwa Anda melihatnya sebagai sosok yang begitu seksi dan menarik. Utarakanlah kalimat tersebut karena mereka memang ingin mendengarnya.

“Apa yang kamu pikirkan untuk saya lakukan…?”

Jika Anda meminta seseorang untuk membantu memecahkan masalah, maka katakan padanya bahwa Anda begitu membutuhkannya. Katakan padanya bahwa Anda sangat memercayai nasihatnya. Hal ini menjadi sebuah dorongan besar baginya karena dia merasa dihormati. Mungkin Anda memang tidak harus menggunakan nasihatnya, tapi setidaknya Anda melibatkan diri dengan menawarkan diri atas sesuatu langkah yang dapat Anda lakukan untuk meringankan masalahnya.

Menghilangkan "Label" Dibawah Postingan

Jumat, 16 September 2011

Kemarin saya sempat bingung melihat footer yang ada di bawah postingan karena terlalu ramai. Kenapa? Karena banyak tulisan dan button berbagi ke twitter, facebook, dan +1. Karena template yang saya gunakan adalah bukan template bawaan dari blogspot, maka untuk menghilangkannya tidak bisa dari rancangan elemen halaman, tapi dengan mengedit HTML template.

Oleh karena itu saya mencoba untuk menghapus "Label" yang terletak dibawah postingan dan Alhamdulillah berhasil, tapi semua terserah kelian dan dibawah ini cara mengilangkan "Label" diblog anda.

Cara Menghilangkan Tulisan "Label" di Bawah Postingan
1. Login ke Blogger
2. Di halaman Dasbor, kita pilih Rancangan
3. Kemudian pilih Edit HTML
4. Beri tanda centang pada Expand Template Widget
5. Cari kode berikut


<span class='post-labels'>
<b:if cond='data:post.labels'><data:postLabelsLabel/>
<b:loop values='data:post.labels' var='label'>
<a expr:href='data:label.url' rel='tag'><data:label.name/></a>
<b:if cond='data:label.isLast != "true"'>,
</b:if></b:loop></b:if>
</span>

6. Hapus kode di atas lalu Simpan Template jika sudah selesai.