Entri Populer

5 Trik Dapatkan Ciuman Pertama dari si Dia

Jumat, 03 Juni 2011

TIDAK lama mengikat tali asmara, Anda telah benar-benar jatuh cinta pada kekasih. Tak sabar rasanya mendaratkan kecupan, merasakan kehangatan napas dan bibirnya. Hanya saja, Anda malu dan ingin dia yang lebih dulu mencium.

Jika Anda berniat menunggu atau belum berani mencium kekasih lebih dulu, beberapa trik akan memperlihatkan kesiapan Anda untuk ciuman pertama dari si dia. Berikut, seperti dilansir iDiva.

Kekuatan mood

Kekasih tidak akan mencium Anda di tempat ramai. Maka, penting untuk memilih lokasi kencan yang nyaman, sekaligus membangkitkan mood. Ide menarik jika Anda melakukannya di rumah (saat tengah sendirian, tentunya!) redupkan lampu dan nyalakan musik beralunan pelan.

Goda dia dengan kata-kata

Tunjukkan ketertarikan Anda dengan kehadirannya. Tersenyum dan tertawalah setiap dia bergurau. Pertahankan kontak mata lebih lama dari biasanya. Puji dia dan bangun kepercayaan dirinya untuk mencium Anda sekarang.

Bahasa tubuh

Bahasa tubuh ialah cara terbaik untuk berkomunikasi. Sentuh kekasih saat Anda berdua tengah berbicara dan duduklah lebih dekat saat Anda berdua berbicara.

Pandangan mata

Tatap bibir kekasih, lalu lakukan kontak mata sebelum kembali menatap bibirnya.

Biarkan dia memperhatikan bibir Anda

Saat dia menatap wajah Anda, letakkan satu jari di bibir dan secara perlahan jilat bibir Anda dengan cara yang menggoda. Pastikan kekasih merespons dengan mencondongkan tubuh lebih dekat dan mendaratkan bibirnya di bibir Anda.

UDAH TAHU KAN CARANYA?

Soal Seks, Wanita Ingin Pria Tahu 7 Hal Ini

SEKS tidak selalu rumit. Ini adalah dorongan biologis, sesuatu yang kita semua harus tahu bagaimana melakukannya hanya dengan insting. Sayang, tidak semua pria tahu bagaimana merangsang dan mengendalikan birahi pasangannya di ranjang.

Seks, tidak bisa dimonopoli dan hanya disukai pria karena wanita punya tingkat kesenangan yang sama. Namun mungkin, pria lebih terbuka membicarakan kepuasan seksual mereka ketimbang pria.

Jangan kasar “mainkan” payudara

Payudara merupakan salah satu titik rangsang hebat bagi wanita. Seperti Mr P pria, payudara memang diciptakan demikian dalam urusan seks. Namun tidak ada alasan untuk Anda menarik, memutar, dan melakukan aksi foreplay kasar lainnya guna merangsang wanita. Demikian seperti dikutip The Stir.

Gunakan lidah sewajarnya

Bila Anda beraksi oral, jangan membasahi Miss V pasangan dengan terlalu banyak air liur. Aksi ini benar-benar tidak hot!

Jangan foreplay terburu-buru
Jangan terburu-buru mengajak pasangan ke babak inti. Nikmatilah foreplay untuk benar-benar mempersiapkan dan membasahi Miss V-nya. Bahkan mesin pun perlu dipanaskan sebelum dioperasikan.

Berhenti memohon

Menurut wanita, ada satu hal yang menyebalkan dari pasangannya, yakni ketika terus bertanya, "Apakah kamu mau bercinta?". Guys, adalah hal bagus bila Anda peduli dengan kepuasan wanita, tapi biarkan mereka memberitahu Anda lewat bahasa tubuh atau ucapannya.

Menjajal lubrikan

Tidak berarti Anda gagal kalau ingin menggunakan lubrikan karena “pembasah” Miss V ini bisa digunakan pula untuk bermain-main (variasi seks).

Jangan bersikap kekanak-kanakan

Anda bukan lagi remaja, jadi jangan bersikap kekanak-kanakan yang akan menurunkan birahi pasangan. Memang, menyenangkan untuk tertawa saat berhubungan seks, tetapi tidak perlu bertindak bodoh dengan memukul bokong pasangan dengan keras.

Tak perlu takut alat seks

Banyak pria merasa terancam dengan kehadiran alat seks karena dianggapnya bisa menggantikan kenikmatan yang bisa mereka berikan. Padahal, wanita sesekali ingin mencoba vibrator untuk variasi seks lebih hot, bukan lantaran Anda tidak bisa membawanya ke puncak kenikmatan.

Pelan-Pelan Asal Kelakon...!!

8 Tip Sukses Pedekate

TIDAK pernah mudah untuk berbicara dengan seseorang yang benar-benar Anda sukai. Benar, kan? Mata hampir tidak bisa menatap, apalagi mengucapkan kalimat cinta.

Jika Anda kesulitan pendekatan alias pedekate mendapatkan cintanya, meski hanya mencari cara untuk dapat memulai percakapan, berikut adalah delapan tip untuk Anda, seperti dilansir Allwomenstalk.

Jangan takut berkata “tidak”

Terlalu banyak orang yang takut penolakan. Tentu, saat seseorang menjawab “tidak” setelah Anda mengajaknya kencan, Anda mungkin menjadi sedikit kecewa. Tapi, setidaknya Anda telah mencoba. Toh, setelah mengutarakan cinta, Anda tidak lebih buruk daripada sebelumnya, kan?

Tersenyum dan memperkenalkan diri

Senyum memiliki sejumlah makna ketimbang kata-kata. Tersenyum saat Anda mendekati seseorang memudahkan Anda untuk memulai percakapan. Kita tentu selalu menemukan bahwa orang yang tersenyum menjadi sedikit kurang menakutkan, kecuali senyumnya dibuat-buat. Dengan senyum yang menyenangkan dan uluran tangan, cobalah memperkenalkan diri dengan cara yang sopan.

Punya kepercayaan diri

Yakin dengan apa yang akan Anda lakukan tidak hanya membuat Anda merasa lebih percaya diri, tetapi juga nampak pada cara berjalan dan berbicara Anda. Datanglah sebagai pria yang percaya diri, bahkan jika Anda tidak merasa sangat yakin saat itu. Selalu katakan pada diri sendiri, “Aku bisa melakukannya" pada setiap langkah yang Anda usahakan.

Jangan malu!

Bagi pribadi pemalu pasti sulit untuk memulai percakapan, apalagi dengan seseorang yang disukai. Jangan khawatir, rasa pemalu Anda bisa mendatangkan keuntungan. Bagaimana caranya? Selama ngobrol, wajah Anda mungkin tiba-tiba memerah karena menanggung rasa malu. Ini bukanlah hal buruk di mata orang yang Anda ajak bicara. Setidaknya semburat merah di pipi Anda bisa menjadi tanda Anda menyukainya. Jadi, Anda tak perlu mengutarakannya lewat kata-kata.

Temukan beberapa kesamaan

Sering menjadi lebih mudah untuk mendekati seseorang ketika Anda dapat menemukan kesamaan. Anda dapat memulai percakapan tentang hal tersebut.

Mulailah dengan obrolan ringan

Obrolan ringan dan perkenalan tak menyenangkan adalah dua hal yang berbeda. Coba bicarakan tentang sesuatu yang biasa, tetapi tidak benar-benar membosankan, misal cuaca, acara televisi yang sedang booming, atau film yang baru keluar.

Memberikan pujian tanpa terdengar membual

Pujian bualan pasti tak akan mampu menarik hati si dia. Berikan pujian dengan suara tulus dan tidak terencana. Kebanyakan orang dapat mendeteksi apakah Anda jujur memuji atau hanya melemparkan rayuan gombal.

Berikan pertanyaan sederhana

Ajukan pertanyaan sederhana tentang sesuatu yang acak dapat menjadi ice-breaker yang bagus. Beberapa contoh, “Apakah kamu berasal dari daerah dekat sini?” atau “Apakah kamu dan teman-teman sering nongkrong di sini? ".

Memang, sulit untuk memikirkan pertanyaan yang tidak akan terdengar seperti sesuatu yang dipaksakan. Banyak orang akan menjawab pertanyaan dengan nada suara tertentu, yang biasanya akan memberikan petunjuk apakah Anda telah berhasil mendapatkan perhatian mereka atau sebaliknya.

5 Alasan Pria Tetap Menjomblo

ANDA mungkin pernah menjalin asmara dengan seorang pria yang tampak sudah siap menikah, tapi selalu mengelak ketika didesak segera melamar. Ternyata, usia tidak memainkan peran penting dalam alasan yang mereka kemukakan.

Pria di usia awal 40-an bisa saja tidak mau atau tidak siap menikah, tidak seperti pria di awal 20-an. Di sisi lain, ada banyak pria yang mau menikah segera setelah lulus kuliah. Jadi sebenarnya, apa alasan pria tetap menjomblo?

Simak lima jawaban di antaranya, seperti dilansir Galtime.

Kebebasan

Ada banyak manfaat dengan menikah, tapi kebebasan bukanlah manfaat yang dirasakan sebagian pria. Ketika melajang, pria bebas pergi ke mana saja yang mereka inginkan, bebas makan apa saja, kapan saja.

Menurut mereka, wanita menjadi pengikat kebebebasannya setelah menikah. Istrinya menghabiskan uang, tapi hanya pada hal yang sesuai keinginannya. Pernikahan bisa mengubah banyak keadaan. Sebagian pria masih betah melajang hanya karena tidak ingin menyerahkan kebebasan mereka.

Kegembiraan

Menjadi pria single membuatnya bebas berpetualang; datang ke pesta sampai larut ataupun merajut cinta dengan beberapa wanita. Setiap waktu merupakan kesempatan baginya untuk petualangan baru dan memompa adrenalinnya pada sebuah tantangan menyenangkan. Soal menikah, selalu ada hari esok, kan? Begitu pikirnya.

Tidak sesuai fantasi

Setiap pria punya fantasi ideal soal pasangan hidup mereka kelak. Sosok yang diidamkannya mungkin seorang model pakaian dalam atau salah satu bintang erotis. Karena belum ada satupun wanita dalam kehidupan nyata mereka yang cocok dengan fantasinya, sebagian pria rela terus mencari sampai mereka menemukannya.

Selama terus mencari, mereka tetap berpegang pada impiannya dan tidak akan dapat berkomitmen pada sosok wanita biasa yang jauh dari fantasinya.

Takut pada tanggung jawab

Dengan pernikahan (termasuk anak), maka muncul tanggung jawab. Bagi sebagian pria, hal itu menakutkan. Tanggung jawab lainnya dengan memiliki pasangan hidup adalah memegang nilai kesetiaan.

Belum benar-benar dewasa

Pernikahan dan anak-anak adalah untuk orang dewasa yang bertanggung jawab serta ingin berbagi dan memberi. Sebuah pernikahan yang baik tergantung pada nilai-nilai tersebut. Menjadi orangtua adalah 100 persen memberi tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Anak-anak pada dasarnya egois. Fokus utama mereka adalah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka menghabiskan hari-hari dengan makan, tidur, bermain, dan tidak memikul tanggung jawab apa pun. Semua yang perlu mereka lakukan adalah mengikuti aturan sederhana dan bersenang-senang.

Nah, sebagian pria tidak pernah tumbuh dewasa untuk menerima itu semua sementara anak-anak tetap dengan sifat mereka.