Entri Populer

Dirty Talking, Cara Ampuh Rangsang Pasangan

Minggu, 27 Februari 2011

TAK semua orang memilih dirty talking sebagai bagian dari sesi seks yang harus dijalankan. Padahal, dirty talking ini cukup stimulan mengaktifkan rangsangan bagi pasangan.

Mungkin Anda alergi mendengar topik vulgar yang tiba-tiba terdengar di telinga Anda. Tak jarang, Anda pun dibuat illfeel hanya karena pembicaraan tersebut terkait dengan bahasan vulgar yang ada dalam film porno.

Padahal, konteks dirty talking dengan pasangan tentu menyangkut kehidupan seks yang sehat. Ingat, berbicara kotor bukanlah melulu menyangkut hal-hal yang vulgar, romantis dan sensual. Bahasan biasa pun dapat menjadi dirty talking selama Anda melakukannya dengan benar. Berikut ini panduan agar dirty talking yang Anda lakukan tidak terkesan kacangan, seperti dilansir Times of India.

Bicaralah Tanpa Terdengar Bodoh


Tentu pasangan selalu ingin menyenangkan Anda di tempat tidur, tetapi jika dia tidak melakukan sesuatu yang benar atau melakukan sesuatu yang menyakiti Anda, itu hanya akan menjadi kesempatan bagi Anda untuk mengambil tindakan. Oleh karena itu, katakan kepadanya tentang apa yang Anda inginkan, atau utarakanlah fantasi seksual terpendam Anda. Ketika mengatakan hal tersebut, jagalah vokal Anda agar terdengar menyenangkan. Ingat, pasangan Anda bukanlah pembaca pikiran yang bisa mengetahui setiap hal yang Anda inginkan kecuali jika Anda memang memberitahunya, sehingga dia tahu apakah dia melakukan sesuatu yang salah.

Berbicara dengan Manis

Untuk melakukan dirty talking, Anda tak harus memasukkannya dalam pembicaraan sehari-hari. Berbisiklah dengan manis terhadap pasangan agar juga dapat melakukan trik yang sama efektifnya. Panggil pasangan Anda untuk beberapa saat dan bisikkanlah rencana Anda untuk malam hari nanti. Bahkan, Anda bisa mengejutkannya dengan bisikan lembut ketika dia baru saja kembali dari aktivitas luar. Bicaralah dengan lembut, tetapi sangat menggoda dan biarkan dia merasakan desis napas Anda di telinganya.

Semua Tentang Sensualitas

Berbicara vulgar bukanlah sesuatu yang harus terdengar kasar, seronok dan murahan. Vulgar di sini berarti sensual dan menggoda secara verbal terhadap pasangan Anda. Tunjukkan padanya melalui tindakan dan lihatlah bagaimana dia merespons dengan antusias. Sentuh bibirnya dengan ujung jari Anda dan beritahu dia bahwa Anda menunggunya di tempat tidur. Duduklah bersamanya sambil bergaya striptease sambil terus menggodanya tentang apa yang akan Anda lakukan nanti.

Perkaya Kosakata Anda

Jika ada satu hal yang benar-benar akan menyalakan panas asmara, maka jawabannya adalah penggunaan istilah baru saat Anda melakukan dirty talking dengan pasangan Anda. Sekali lagi ditegaskan bahwa persepsi dirty talking bukanlah menyangkut obrolan porno yang seronok, tetapi Anda dapat berinovasi dengan merujuk pada tubuh masing-masing dengan cara baru yang lebih berwarna-warni. Lebih spesifik lagi Anda dapat menceritakan pada pasangan Anda tentang jenis aktifitas yang Anda inginkan. Jelaskan keinginan Anda secara detail dan katakan pada mereka langkah apa saja yang ingin mereka lakukan dan apa yang ingin Anda lakukan sebagai timbal balik.

Roleplay

Roleplay sesekali dapat dijadikan sebagai taktik. Buatlah daftar peran terbaik Anda yang menguntungkan dan kemudian lakukanlah hal-hal yang ingin Anda atau dia lakukan. Jadilah pribadi yang percaya diri dan tegas untuk mengatakan Anda harus melakukan semua yang saya katakan. Misalnya, "tunggu aku di kamar tidur", "temui aku", "sepertinya seru jika kita mandi bersama", dan sebagainya.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas partisipasinya