Entri Populer

Sinyal si Dia Berhasil "Merobek" Hati Anda

Selasa, 18 Mei 2010

Metroseksual

Share Enz0 TroY 
 
Penolakan halus perlu Anda amati dengan saksama agar terhindar dari sebuah luka yang bisa "merobek" hati Anda. (Foto: Ambisi) 
 
PDKT memang terasa menyenangkan, tapi baik Anda maupun si dia kerap mengabaikan hal-hal kecil karena dinilai bisa merusak hubungan. Kebanyakan, cinta yang datang dari mata turun ke hati, membuat Anda lupa segalanya.

PDKT yang berjalan mulus, tentu membawa Anda pada pengharapan besar untuk merajut sebuah kisah asmara. Namun, kaum hawa juga terbilang selektif dalam memilih teman kencan. Penolakan halus perlu Anda amati dengan saksama agar terhindar dari sebuah luka yang bisa ”merobek” hati Anda.

Untuk mengamati berbagai sikap dinginnya, Askmen merangkum sederet sinyal si dia berhasil ”merobek” hati Anda, di antaranya:

Ia tak tahu ke mana hubungan diarahkan

Membangun sebuah hubungan hangat dan mesra tentunya diperlukan dua sosok pribadi yang tengah dilanda cinta. Jika si dia memiliki usia jauh lebih muda daripada Anda atau tidak berpengalaman dalam urusan asmara, mungkin Anda tidak akan bersama dengannya untuk waktu cukup lama. Bisa jadi, si dia tidak tahu apa yang dicarinya dalam diri seorang pria, lebih tepatnya dalam diri Anda.

Jika ada kesempatan untuk memenangkan hatinya, sepertinya Anda bukanlah jawabannya. Dan inilah salah satu sinyal yang bisa membuat Anda patah hati.

Si dia butuh banyak ruang

Sebelum menyatakan cinta, Anda harus paham betul karakter pujaan hati. Jika si dia merupakan sosok wanita yang memiliki jiwa petualang, bebas berekspresi dan benci dikekang, maka Anda perlu banyak usaha untuk mencuri hatinya.

Biasanya sejak awal kencan, si dia akan membiarkan Anda mengetahui seberapa besar ruang atau jarak yang ia perlukan untuk mengeskpresikan diri atau saat ingin menghabiskan waktu luangnya bersama Anda. Jika Anda mengerti dengan baik, maka hubungan akan langgeng.

Namun, para pria cenderung egois, ingin mendominasi hubungan ketika hubungan makin berlanjut, dan ini yang membuat banyak wanita kerap memutuskan ikatan cinta. Di sisi lain, jika si dia terus menjauh, ini pertanda bahwa ia membutuhkan ruang yang lebih besar, tentu tanpa ada Anda disisinya.

Bukan Anda kriteria pria impiannya

Sebagian besar kita tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki, sementara di sisi lain, kita kerap menetapkan standar hidup yang cukup tinggi. Jika si dia bersikeras Anda harus menjadi sosok pria yang bisa memenuhi seluruh harapannya yang Anda nilai tidak realistis, kemungkinan Anda tidak akan pernah terlihat sempurna di matanya. Anda tidak termasuk pria impiannya.

Mungkin uang, jabatan, atau hubungan yang sempurna adalah impiannya. Hal buruk akan semakin merobek hati Anda, bila pria yang lebih mapan datang menghampirinya. Maka, bersiaplah patah hati dan berhenti memikirkannya. (Dari sumber yang tak perlu diragukan)!!

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas partisipasinya